Candi Bacem

shopee aff
Candi Bacem Blitar

Candi Bacem Blitar merupakan salah satu candi yang memiliki banyak misteri yang belum terpecahkan. Salah satunya adalah bentuk utuh dari candi ini juga tidak diketahui sampai saat ini

Candi Bacem yang terletak di Dsn. Cungkup, Ds. Bacem, Kec. Sutojayan, Kabupaten Blitar ini juga dikenal sebagai Sadran Cungkup oleh warga sekitar.

Beberapa waktu lalu tim Jelajah Blitar bersama pemuda-pemuda Desa Bacem mengunjungi candi ini untuk mengulik lebih dalam tentang sejarah candi bacem.

Sejarah Candi Bacem

Candi Bacem terdiri dari dua bangunan, yaitu bangunan candi induk dan bangunan candi pendamping yang juga dikenal dengan candi perwara. Candi induk berada di sebelah utara dan Candi perwara berada di sebelah selatan.

Kedua bangunan candi tersebut bentuknya sudah tidak utuh lagi, hanya tersisa reruntuhan pondasinya saja yang mayoritas merupakan batu bata kuno era kerajaan Majapahit. Meski begitu, juga terdapat beberapa batu andesit yang masih awet hingga kini.

Masih belum diketahui pasti kapan candi ini dibangun. Ada beberapa pendapat yang mempercayai candi ini dibangun di era Kerajaan Majapahit.

Candi Bacem ini diduga dibuat sebagai tempat pemujaan dari agama Hindu – Budha pada zaman ini.

Bentuk Candi Bacem

Luas candi ini sekitar 239 meter, dengan panjang 5.4 meter, lebar 5 meter dan tinggi sekitar 1.1 meter.

Sedangkan candi pendamping memiliki panjang 3.1 meter, lebar 3 meter dan tinggi 1.9 meter.

Pondasi candi yang terbuat dari batu bata ini yang membuat sebagaian orang menduga bahwa candi ini didirikan pada masa Majapahit.

Batu andesit yang berada di atas pondasi batu bata dan 11 umpak. Umpak candi ini juga tidak sama, beberapa polos dan beberapa memiliki ukiran-ukiran. Bahkan ukurannyapun berbeda-beda.

Lokasi

Candi Bacem berada di belakang Sekolah Dasar Negeri 03 Bacem, Ds. Bacem, Kec. Sutojayan. Kabupaten Blitar.

Apabila ingin menuju ke candi ini, bisa gunakan bantuan Google Maps.

Candi berada di kawasan rindang pepohonan bambu. Bahkan di dekat pepohonan bambu tersebut terdapat dua buah makam kuno yang tidak diketahui

Batu nisan makam terbuat dari batu bata kuno yang masih dalam kondisi baik hingga saat ini.

Tidak ada tempat wisata yang berada dekat dengan candi ini. Namun anda bisa menungjungi candi ini apabila dari Kota Blitar ingin menuju ke arah pantai Serang Blitar.

Jelajah Blitar

About Jelajah Blitar

Menjelajahi Blitar sejak lama. Temukan kami di Instagram, Facebook, Youtube dan Tiktok

Bagikan:

Tags

Related Post